Tiga Nasehat dan Wasiat

Home / Nasehat / Tiga Nasehat dan Wasiat

Tiga Sandaran Rapuh

Seorang ulama bijak mengatakan :

1. Barangsiapa hanya berpegang teguh pada akalnya, niscaya dia akan sesat jalan hidupnya;
2. Barangsiapa mengandalkan hartanya, berarti dia orang yang miskin, karena betapapun banyak harta yang dimilikinya, dia tidak akan merasa puas dengannya;
3. Barangsiapa menggantungkan kemuliaannya kepada makhluk, dia adalah orang yang terhina.

TIGA PENAMBAH DAYA INGAT

Ali ra berkata yang artinya :
Tiga hal yang dapat memperkuat hafalan dan membersihkan lendir yaitu :
1. bersiwak;
2. berpuasa;
3. membaca Alquran.

TIGA BENTENG ORANG MUKMIN
Ka’ab al-Akhbar, seorang pendeta Yahudi yang masuk Islam pada masa Umar bin Khaththab ra, mengatakan: ”Benteng orang mukmin yang dapat menghalangi dari gangguan setan itu ada tiga, yaitu :

1. masjid;
2. berzikir kepada Allah,
3. membaca Alquran.

Hal ini dikarenakan masjid adalah tempat berzikirnya kaum mukmin dan tempat singgahnya para malaikat; dan sewaktu mendengar zikir setan bersembunyi dan menjauh, terutama ketika mendengar ucapan laa haula wa laa quwwata illaa billaah. Begitu pula membaca Alquran juga sebagai perisai kaum mukmin, apalagi jika yang dibaca adalah ayat Kursi.

WASIAT NABI JUNJUNGAN KEPADA SAIDINA ALI R.A

Wahai Ali, Bagi orang mukmin ada 3 tanda-tandanya :
1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia
2) Tidak terpesona dengan pujuk rayu wanita
3) Benci terhadap perbualan dan perkataan sia-sia

Wahai Ali, Bagi orang alim itu ada 3 tanda-tandanya
1) Jujur dalam berkata-kata
2) Menjauhi segala yang haram
3) Merendahkan diri

Wahai Ali, Bagi orang yang takwa itu ada 3 tanda-tandanya
1) Takut berbuat dusta dan keji
2) Menjauhi kejahatan
3) Memohon yang halal karena takut jatuh dalam keharaman

Wahai Ali, Bagi orang yang jujur itu ada 3 tanda-tandanya
1) Merahasiakan ibadahnya
2) Merahasiakan sedekahnya
3) Merahasiakan ujian yang menimpanya

Wahai Ali, Bagi ahli ibadah itu ada 3 tanda-tandanya
1) Mengawasi dirinya
2) Menghisab dirinya
3) Memperbanyakkan ibadah kepada ALLAH swt.

Sumber : Imam Nawawi al-Bantani, “Nashaihul Ibad, Penerbit rsyad
Baitus Salam, Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *