Harta

Home / Motivasi / Harta

iya, itulah yang banyak dicari setiap orang yang hidup. Semua orang mencari uang, tapi tak semuanya sama dalam mencarinya maupun tujuan mencarinya. Harta yang sering membuat orang lupa diri, lupa akan kulitnya, lupa akan nilai-nilai kebaikan, bahkan lupa kepada saudaranya. Memang harta merupakan salah satu dari tiga cobaan hidup dunia yang melupakan diri selain wanita dan tahta. Entah bagaimana ia bisa membuat bencana bagi pemiliknya atau bisa juga membuat berkah yang luar biasa bagi pemiliknya.

Mungkin salah, atau bisa juga mungkin benar. ya namanya kemungkinan. Banyak sekali kejadian aneh yang terkait dengan harta. Bukan aneh tapi tak masuk logika. Tapi memang begitulah hidup, kadang tak bisa logika, yang hanya bisa diyakini akan kebenarannya.

Panggil saja si fulan. Belum lama dia meninggal dunia karena sakit struk. Selama sakit sudah menghabiskan 300 juta dalam perawatan medisnya. Iya benar, itu cobaan, itu takdir dari Allah. Tapi bukankah Allah ngasih cobaan itu bukan tanpa sebab. Memang cobaan tak selamanya akibat dari perilaku jahat seseorang. Seperti nabi Ayyub yang dicoba dengan sakit untuk menguji kesabaran akan imannya dan takwanya kepada Allah. Tapi tak sedikit yang diberikan cobaan karena Allah sayang, Allah ingin mengingatkan hamba-Nya akan perilakunya.

Dalam riwayat hidupnya, di fulan pernah meminjamai mertuanya untuk pergi haji. Sudah lama, sekitar 30 tahun yang lalu. dia merupakan pegawai bank yang lihai dalam hitung menghitung perbankkan. Kebetulan mertuanya merupakan orang kaya yang banyak mempunyai tanah dan juga sawah. Setelah menikah, si fulan tinggal di rumah bangunan milik mertuanya. Setelah tiga puluh tahun mertuanya pergi haji, uang yang dipinjaminya itu ditagih, dan ternyata dihitung bunga seperti hitungan peminjaman bank. Saat itu dia masih sehat. Cara membayarnya dengan meminta sertifikat tanah yang ditinggalinya yang harganya memang sesuai. Anehnya, beberapa tahun kemudina dia sakit yang menghabiskan pengobatannya itu persis seperti harga tanah yang ditinggalinya. wallahu ‘alam.

Ada istilah uang panas, uang srebetan dan sebagainya. Uang tersebut lebih banyak diterima oleh orang yang punya jabatan, apalagi pemegang tender atau pengawas keuangan. Bagi sebagian orang, uang tersebut dianggap halal. Tapi ntah benar atau tidak, ada banya kejadian aneh berkaitan uang tersebut dengan keluarga yang menerimanya. Ntah anaknya sakit, anaknya nakal, hidupnya tak bahagia, usahanya bangkrut dan terkadang nilainya itu melebihi uang panas yang diterima.

Sadar atau tidak, sebagian harga yang kita punyai merupakan harta milik orang lain. Ya, kalau makan hak orang lain, cepat atau lambat, kita juga akan kena getahnya. Banyak cara getah yang bisa didapat. Terkadang menyakitkan, atau terkadang hanya dengan kehilangan.

Memang orang butuh eksistensi. Rumah besar, mobil memah, baju mahal, uang melimpah, dan lain-lain, hanya untuk mendapat penghargaan dari orang lain. Orang tersebut menganggap eksistensi yang beratribut harta jabatan merupakan kebahagiaannya. Menjadikan harta jabatan merupakan gantungan hidupnya, sehingga ketika berkurangnya harta jabatan yang dimilikinya atau ketika orang lain mendapatkan lebih baik darinya, dia akan tersiksa.

Butuh pemahamanan hidup yang baik untuk bisa hidup dengan sederhana. Kaya bukan berarti harus bergaya hidup memah. Pemahaman itu begitu mahal harganya, satu-satunya yang mengajarkan dengan baik yaitu dengan agama.

Harta bukanlah sumber kebahagiaan, begitu juga wanita dan tahta. Tapi bagi sebagian orang, ketiganya dianggap sumber kebahagiaan, dan tidak sedikit yang dikecewakannya. aku pun belum memahami betul, sebenarnya apa sumber kebahagiaan. Tapi aku yakin, semakin tinggi ilmu, pemahaman hidup, pemahaman akan eksistensi dirinya yang benar, pemahaman kepada TUhannya, akan menjelaskan semuanya.

Saat ini mungkin kita sudah banyak memakan harta milik orang lain. So, agar hidup kita lebih bermakna, tak banyak sandungan dalam perjalanan hidup, dan pastinya lebih dengan dengan Allah dan juga umat manusia, marilah kita bersedekah, untuk menyucikan harta. Janji Allah, bersedekah dapat menolak bala, mempercepat hajat, menyembuhkan penyakit dan lain sebagainya. Semoga dengan perjalan hidup yang kita jalani, kita mendapatkan pemahaman hidup yang benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *