Keluar dari Zona Nyaman menuju Zona Sukses

Home / Leadership / Keluar dari Zona Nyaman menuju Zona Sukses

Zona nyaman adalah zona yang melenakan Anda, tidak mau ada peningkatan, tidak mau berusaha lebih keras, tidak melakukan hal baru, dan sebagainya. Sehingga Anda tidak berubah menjadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih tangguh.

Jadi, maksud dari zona nyaman adalah sebuah zona dimana dia nyaman dengan apa yang dia lakukan tidak peduli apakah yang dia lakukan itu membawa kebaikan, memberdayakan, atau menjadikan dia sukses atau tidak. Karena melakukan sesuatu yang berbeda, baru, perlu kerja lebih keras, atau perlu keterampilan lebih tinggi adalah tidak nyaman. Dan banyak orang lebih memilih yang nyaman-nyaman saja. Inilah definisi zona nyaman yang dimaksud oleh para motivator itu.

Betah di zona nyaman adalah tanda sebuah kemalasan.

Zona nyaman bukan berarti sudah mendapatkan hasil yang membuat seseorang nyaman. Bukan ini yang dimaksud oleh para motivator. Anda hanya akan menjadi orang rata-rata jika Anda tidak mau keluar dari zona nyaman. Kecuali jika itu memang pilihan Anda.

Zona nyaman akan dirasakan justru saat ada peluang perbaikan. Misalnya Anda ingin meningkatkan penghasilan. Setelah Anda belajar, ternyata untuk meningkatkan penghasilan, Anda harus melakukan berbagai hal yang lebih banyak, lebih sulit, dan lebih beresiko.

Baik disadari maupun dalam pikiran bawah sadar, munculah keengganan untuk melakukan itu semua dan memlih apa yang sudah bisa dan biasa Anda lakukan. Akhirnya penghasilan Anda pun tetap tidak naik.

Inilah salah satu gambaran atau ilustrasi bahaya dari zona nyaman. Bahkan ada yang lebih bahaya dari itu. Kita harusnya sadar bahwa persaingan dan perubahan terus terjadi. Jika kita tidak berusaha memperbaiki diri, maka kita akan tertinggal dan tersisih. Bukan hanya tidak menang, justru malah “didiskualifikasi” karena Anda sudah tidak layak berada di arena pertarungan.

Jadi, jika Anda mau memperbaiki diri, langkah pertama adalah mau keluar dari zona nyaman menuju zona sukses.

Sebenarnya istilah tidak nyaman itu datang dari mindset para orang yang tidak mau berubah. Baik sadar atau tidak, dia menganggap usaha itu tidak nyaman. Misalnya, beberapa hal yang mereka anggap tidak nyaman:

  • mengerjakan sesuatu yang baru
  • mengerjakan hal yang tidak biasa
  • mengerjakan hal yang belum bisa
  • bekerja lebih keras
  • bekerja lebih lama
  • berkerja lebih cerdas
  • ada resiko menanti

Dan mereka menganggap semua itu tidak nyaman, sehingga mereka lebih memilih yang nyaman saja.

Masalahnya jika Anda ingin lebih baik atau lebih sukses, hal-hal yang “tidak nyaman” itu tetap harus dilakukan atau Anda tetap tidak berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *